Aku bisa memberikan kehangatan atas turunnya rintikan airmata pada setiap orang. Tak teruntuk pada diriku sendiri.  Masih tetap men...

*EMPTY*

04.15 Kania Anisa 0 Comments



Aku bisa memberikan kehangatan atas turunnya rintikan airmata pada setiap orang. Tak teruntuk pada diriku sendiri. 
Masih tetap menetes perlahan 
Aku kini paham jika aku menggenggam kuat, aku juga harus rela melepaskan dengan sangat. 

Terimakasih telah mengartikan dan mengajariku arti kata sabar dan ikhlas. Aku tidak mendapatkan apa yang orang dapat dan aku inginkan, tapi aku mendapat sesuatu yang tidak apa mereka dapat dan tidak aku duga.
Sabar 
Sabarku menghadapi sosok kerasnya sikapmu 
Sabarku menunggu apa yang aku inginkan 
Sabarku untuk menahan suatu amarah yang tidak seharusnya aku keluarkan 
Sabarku menerima suatu keadaan yang tidak aku harap 
Sabarku untuk meyakinkan tak akan ada lagi kehancuran 
Sabarku untuk selalu memenuhi diatas kekuranganku 
Sabarku untuk bertahan walau aku tak diinginkan 
Sabarku menunggu waktu yang tepat jika ada kesempatan untuk mengulang dan menghapus semua kesalahanku 

Ikhlas 
Ikhlasku ketika aku mengetahui yang seharusnya tak aku ketahui 
Ikhlasku menerima suatu kondisi yang tidak seharusnya aku rasakan 
Ikhlasku bertahan dalam waktu yang tak diinginkan 

Kini, hanya rasa percaya yang aku miliki. 
Percaya oleh takdir yang suatu saat mempertemukan hati untuk saling memperbaiki atas kesalahan yang pernah terjadi. 
Tidak untuk menepati sebuah janji.
Aku masih disini dengan teteskan air mata yang sesaat akan pergi. 

0 komentar:

Pernah gak sih kalian nyesel se-nyesel nyeselnya bahkan gak pernah nyangka, ketika kalian baru merasakan arti sebuah bahagia tapi se...

Tak Terlintas Arti Kehilangan, Ketika Waktu Sedang Bersama Kita

06.25 Kania Anisa 0 Comments





Pernah gak sih kalian nyesel se-nyesel nyeselnya bahkan gak pernah nyangka, ketika kalian baru merasakan arti sebuah bahagia tapi sekarang kebahagiaan itu hilang tanpa direncanakan waktunya.
Ilang, lenyap, cuma bisa beranggapan "Yang Kemarin Cuma Mimpi" atau "Yang Kemarin Cuma Harapan".

Andai waktu dapat diputar, andai waktu dapat berbicara dan memberitahu kita kapan ia akan datang dan pergi. Aku tak akan melakukan kesalahan kecil yang berakibat besar, jujur saya dalam lubuk hati yang paling dalam aku belum siap untuk bertemu dengan yang namanya istilah kata "Kehilangan" 

Ketika semua orang memilih untuk jatuh cinta 
Artinya dia akan siap merasakan arti yang namanya kehilangan 
Waktu kehilangan bagiku yang lebih abadi dibanding waktu untuk memilikimu
Singat, pendek, belum berarti apa-apa tapi sudah harus merelakan 

Rangkaian kata-kata itu baru terlintas hari ini, sekarang setelah kau pergi dan setelah aku kehilangan dirimu.

Aku akan tetap bersamanya, hanya maut yang dapat memisahkan kita
Aku yakin aku sudah melakukan yang terbaik, agar semua berjalan dengan baik
Aku yakin waktu ku tidak berubah, waktu ku bersamamu tidak akan berubah 
Tawa ku lebih banyak daripada kesedihan yang kurasa 
Aku yakin..  

Jika aku bisa membenci waktu, waktu bahagialah yang aku benci dan aku maki. 
Aku tak sempat berpikir jika semua keyakinan ku hilang.
Bagaimana aku bisa hidup dan bernafas 

Ini agak sedikit melow dan lebay, kalau kalian bacanya lagi bahagia dan falling in love.
Ya, karena kalian sedang berada diwaktu bahagia, tapi semoga waktu bahagia kalian abadi tidak seperti waktuku  
Tapi coba sekali-sekali ketika bahagia, ketika semua yang kalian dapat terwujud. Kalian harus pikirkan ketika waktu kehilangan menghampiri kalian.Pergi dan lenyap begitu saja, tidak ada kesempatan satu kali lagi untuk memperbaiki.Bukan pasrah yang tidak berarah, tapi biarlah berjalan tanpa paksaan.

Jika yang diperjuangkan tetap ingin pergi, untuk apa bertahan dan berdiri sendiri. Untuk apa saya berbicara mengeluarkan jutaan alasan agar dirinya tak pergi, tapi jika aku tak diinginkan dan dia ingin pergi sendiri, Biarlah..

Bukannya yang dipaksakan akan menjadi lebih sakit dan tertekan ?

0 komentar:

Mulai tertutup oleh kabut masa lalu mu dan aku.. Kabut sebagai tanda bahwa masa itu sudah tak terlihat, **** Sayang, Katakan pada ku aku...

11.01 Kania Anisa 0 Comments

Mulai tertutup oleh kabut masa lalu mu dan aku.. Kabut sebagai tanda bahwa masa itu sudah tak terlihat,

****

Sayang,
Katakan pada ku aku harus menjadi apa ?
Akar yang kuat berada paling bawah, selalu kuat tanpa rapuh dan tanpa seorang pun yang tahu.
Batang lurus tak akan goyah, keras dan tertantang.
Ranting bercabang pada tiap sisi, sebagai wadah tuk dirimu mekar dan gugur.

Sayang,
Jangan cepat gugur dan rapuh hanya dengan sentuhan angin,
Aku serupa tanah, berusaha tetap ada walau keretakan hingga kehancuran datang.
Aku tetap bersama mu, hingga masa kehancuran yg sebenarnya akan terjadi.

0 komentar:

Sekarang kamu yang merasakan rasa sakitnya dan hanya kamu yang bisa menentukan, memilih untuk tetap tinggal dengan luasnya luka atau pergi u...

Hanya dirimu sendiri yang bisa menentukan

10.22 Kania Anisa 0 Comments

Sekarang kamu yang merasakan rasa sakitnya dan hanya kamu yang bisa menentukan, memilih untuk tetap tinggal dengan luasnya luka atau pergi untuk menutup luka..

Ini diluar keinginanmu, berharap lebih bahagia dengannya. Siapa sangka awal tak seindah saat menjalin. Apa kamu masih menemukan senyum aslinya ? Tidak! Dirimu seakan memakai topeng kegelisahan, gelisah jika kehilanganmu. Dirimu yang menentukan untuk dapat mencintainya, resiko kau dihancurkan sudah terlihat didepan mata. Kau tak mendapatkan cinta, kau tak mendapatkan rasa sayang, kau tak dapat tersenyum, luka itu datang lagi. Masih sama hal yang sama lalu kapan kau akan merasa baikan ? Dirimu mengebur masa lalu, tapi dirimu sendiri yang membangkitkan. Membiarkan tumbuh dan kembali melukaimu. Dirimu kuat tidak untuk ini, kau bisa menentukan untuk mencintainya dan kau harus bisa menentukan untuk melepaskannya jika inginmu tak didapat.

Dirimu yang merasakan pedih dan sakitnya, sesakit apa rasanya ? Bagai jari yang diiris perlahan tanpa perasaan. Dirimu membayar dengan jutaan emas tapi kau tak bahagia, kau tak dihargai, kau tak diinginkan. Wanita terkuat yang ku tau tetap berdiri memberikan sekarung beras tetapi rasa lapar menerpamu. Kau berikan kebagian kepadanya yang seharusnya itu adalah bahagiamu.

Kau berusaha membuatnya tersenyum tetapi dirinya tertawa bersama yang lain.
Kau berusaha membelanya tapi kau dipermalukan.
Kau berusaha memperbaiki tapi kau dihancurkan
Kau berusaha membuatnya bahagia, dirinya lebih merasa bahagia tanpa dirimu

Kau mencintai tanpa balasan sedikitpun.
Sampen kapan dirimu membuat luka?
Hanya dirimu yang bisa menentukan tetap tinggal dengan luka atau memilih pergi menghapus luka.

0 komentar: