Hanya dirimu sendiri yang bisa menentukan
Sekarang kamu yang merasakan rasa sakitnya dan hanya kamu yang bisa menentukan, memilih untuk tetap tinggal dengan luasnya luka atau pergi untuk menutup luka..
Ini diluar keinginanmu, berharap lebih bahagia dengannya. Siapa sangka awal tak seindah saat menjalin. Apa kamu masih menemukan senyum aslinya ? Tidak! Dirimu seakan memakai topeng kegelisahan, gelisah jika kehilanganmu. Dirimu yang menentukan untuk dapat mencintainya, resiko kau dihancurkan sudah terlihat didepan mata. Kau tak mendapatkan cinta, kau tak mendapatkan rasa sayang, kau tak dapat tersenyum, luka itu datang lagi. Masih sama hal yang sama lalu kapan kau akan merasa baikan ? Dirimu mengebur masa lalu, tapi dirimu sendiri yang membangkitkan. Membiarkan tumbuh dan kembali melukaimu. Dirimu kuat tidak untuk ini, kau bisa menentukan untuk mencintainya dan kau harus bisa menentukan untuk melepaskannya jika inginmu tak didapat.
Dirimu yang merasakan pedih dan sakitnya, sesakit apa rasanya ? Bagai jari yang diiris perlahan tanpa perasaan. Dirimu membayar dengan jutaan emas tapi kau tak bahagia, kau tak dihargai, kau tak diinginkan. Wanita terkuat yang ku tau tetap berdiri memberikan sekarung beras tetapi rasa lapar menerpamu. Kau berikan kebagian kepadanya yang seharusnya itu adalah bahagiamu.
Kau berusaha membuatnya tersenyum tetapi dirinya tertawa bersama yang lain.
Kau berusaha membelanya tapi kau dipermalukan.
Kau berusaha memperbaiki tapi kau dihancurkan
Kau berusaha membuatnya bahagia, dirinya lebih merasa bahagia tanpa dirimu
Kau mencintai tanpa balasan sedikitpun.
Sampen kapan dirimu membuat luka?
Hanya dirimu yang bisa menentukan tetap tinggal dengan luka atau memilih pergi menghapus luka.

0 komentar: